Tahun 2030 Perkotaan Indonesia Bakal Super Padat!

12 Mei 2013, 23:59 WIB | 851 Pembaca
Inilah Penampilan Salah Satu Kota Paling Layak Huni di Dunia, Melbourne, Australia. Tak Heran Jika Kota Ini Mendapatkan Gelar Te

Seperti yang kita tahu, perkotaan besar Indonesia seperti Jakarta, Bandung dan lain sebagainya, merupakan gudangnya sumber mata pencaharian dan aktivitas pendidikan. Universitas ternama biasanya terletak di daerah strategis di perkotaan, begitu pula perkantoran sebagai tempat bekerja. Oleh karena itu tak heran jika kota-kota besar dipadati oleh kaum komuter dari daerah pinggiran atau pedesaan. Bahkan untuk bisa beraktivitas tepat waktu sampai tujuan, banyak dari mereka yang kemudian membeli rumah di kota ataupun menyewa tempat tinggal sementara. Jadi tak heran jika arus urbanisasi besar-besaran selalu terjadi dan menyebabkan perkotaan menjadi daerah sangat padat.

Beberapa Foto Carut Marut Kota Besar Indonesia, Jakarta

Beberapa Foto Carut Marut Kota Besar Indonesia, Jakarta

Beberapa Foto Carut Marut Kota Besar Indonesia, Jakarta

Beberapa Foto Carut Marut Kota Besar Indonesia, Jakarta

Kota yang terlalu padat kurang ideal dijadikan sebagai tempat tinggal. Masalah pencemaran lingkungan di pinggiran sungai oleh sampah warga, hingga kemacetan dan pencemaran udara oleh asap kendaraan yang dipakai beraktivitas merupakan beberapa dari masalah yang terjadi akibat padatnya penduduk perkotaan. Selain itu padatnya penduduk juga menyebabkan banyak lagi kebutuhan tempat tinggal dan hunian yang kemudian memangkas Ruang Terbuka Hijau untuk kepentingan pemukiman. Agar tak berdampak buruk bagi kehidupan, tentu masalah yang ditimbulkan harus diikuti dengan perencanaan kota berkelanjutan baik secara ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. Contoh kota berkelanjutan yang bisa ditiru diantaranya Singapura, Melbourne (Australia), Amsterdam (Belanda), Vancouver (Kanada) dan lain sebagainya. Disana banyak ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai paru-paru kota, sungai yang bersih dan terawat, serta jalan yang ramah terhadap pengguna sepeda kayuh maupun pejalan kaki sehingga meminimalkan polusi. Transportasi umum pun terbilang sangat memadai sehingga meminimalkan keinginan untuk menggunakan kendaraan pribadi untuk beraktivitas sehingga mengurangi kemacetan.

Salah Satu Foto Menawan dari Kota Vancouver, Kanada, Modern namun Tetap Mengutamakan Kebersihan dan Lingkungan Alami

Salah Satu Foto Menawan dari Kota Vancouver, Kanada, Modern namun Tetap Mengutamakan Kebersihan dan Lingkungan Alami

 

Kota Melbourne, Australia, Dinilai Sebagai Salah Satu Kota Paling Layak Huni di Dunia dengan Udara yang Bersih dan Ruang Terbuka Hijau yang Sangat Luas

Kota Melbourne, Australia, Dinilai Sebagai Salah Satu Kota Paling Layak Huni di Dunia dengan Udara yang Bersih dan Ruang Terbuka Hijau yang Sangat Luas

Kota Melbourne, Australia, Dinilai Sebagai Salah Satu Kota Paling Layak Huni di Dunia dengan Udara yang Bersih dan Ruang Terbuka Hijau yang Sangat Luas

Sehubungan dengan masalah kepadatan kota di Indonesia, Direktorat Jenderal (Ditjen) Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bahkan memperkirakan di tahun 2030 nanti, 65% penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan. Hal ini dilihat dari jumlah pertambahan penduduk kota yang terus meningkat secara signifikan sejak 2010. Nah, dengan asumsi jumlah penduduk Indonesia mencapai 237 juta jiwa berdasar data Badan Pusat Statistik, maka nantinya di tahun 2030 sebanyak 154 juta jiwa akan memadati perkotaan-perkotaan besar di Indonesia. Hal ini tentunya tidak bisa dibilang baik, mengingat begitu banyaknya dampak buruk yang disebabkan kepadatan di kota yang hingga saat ini belum bisa diurai dengan baik oleh pemerintah.

Pada Kuliah Umum : An Innovative Urban Practice Towards Sustainable and Competitive Cities di Jakarta April lalu, hal ini sempat menjadi pembahasan penting. Menurut Hermanto Dardak yang merupakan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), perlu adanya antisipasi dari sekarang untuk mempersiapkan kota layak huni untuk generasi ke depan. Indonesia menurutnya sudah mempersiapkan pembangunan kota yang mengarah ke konsep ramah lingkungan dengan adanya UU No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Pembangunan kota-kota di Indonesia berdasarkan regulasi tersebut mengarah kepada keadaan kota nyaman huni dengan banyak ruang terbuka hijau.

Kota Amsterdam, Belanda. Kota Hijau dengan Banyak Pepohonan Asri di Jalan-Jalan dan Keadaan Sungai yang Sangat Bersih dan Terawat.

Kota Amsterdam, Belanda. Kota Hijau dengan Banyak Pepohonan Asri di Jalan-Jalan dan Keadaan Sungai yang Sangat Bersih dan Terawat.

Kota Amsterdam, Belanda. Kota Hijau dengan Banyak Pepohonan Asri di Jalan-Jalan dan Keadaan Sungai yang Sangat Bersih dan Terawat.

Yang perlu diingat, seperti dikutip dari pendapat Perencana Perkotaan Internasional, Norliza Hashim, kesuksesan perencanaan kota hanya bisa dicapai jika pelaksanaannya dilakukan secara konsisten dan penuh komitmen. Selain itu diperlukan kesabaran luar biasa karena penataan kota memerlukan waktu yang tidak singkat untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Contohnya Singapura, yang baru bisa menikmati hasil penataan kota setelah upaya berkelanjutan selama 20 tahun lebih. Oleh karena itulah, dibutuhkan dukungan penuh dan kerjasama dari semua pihak baik itu pemerintah hingga warga kota untuk bisa menciptakan kota hijau impian kita semua. Kita sebagai bagian dari perbaikan ada baiknya turut menyumbang tenaga walaupun kecil dibanding hanya mengkritik pemerintah tanpa ikut andil melaksanakan perubahan, contohnya dengan membuang sampah pada tempatnya, melaksanakan kegiatan gotong royong dalam pembersihan lingkungan sekitar atau turut melakukan penanaman pohon di halaman masing-masing sebagai penghijau lingkungan. Bagaimana? Siap menjadi warga negara yang ready for action?

Singapura, baru bisa menikmati hasil penataan kota setelah upaya berkelanjutan selama 20 tahun lebih.

Singapura, baru bisa menikmati hasil penataan kota setelah upaya berkelanjutan selama 20 tahun lebih.

Dapatkan iklan rumah dan apartemen disewakan terbaru hanya di Rumahku.com. Bagi Anda yang ingin jual properti secara cepat bisa pasang iklan jual rumah di Rumahku.com, secara gratis tanpa biaya apapun.

Browser Anda tidak mendukung sistem minimum yang dibutuhkan oleh Rumahku.com.

Silakan menggunakan salah satu dari browser berikut:

Saat ini Anda sedang melihat seluruh properti yang berada di Jakarta Barat, Jakarta.

Anda juga dapat memilih kota properti lain yang Anda minati.

atau, tampilkan properti di wilayah ini : Jakarta Barat, Jakarta