Prosedur Memanfaatkan Layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk Perumahan

Konsultasi,

Berita Terkait:

Selain untuk jaminan sosial ekonomi, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki layanan tambahan yang menarik. Yakni layanan bantuan perumahan untuk sejumlah orang yang membutuhkan, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Setidaknya, terdapat 4 layanan tambahan untuk perumahan. Yakni Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Konstruksi (KK), dan Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP).

Untuk bisa memanfaatkannya, tentu ada sejumlah prosedur yang harus dipenuhi oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Prosedur tersebut terbagi dalam 4 tahapan, yakni:

  1. Mengajukan kredit dan verifikasi awal atau Bi Checking ke kantor cabang BTN. 
  2. Kemudian mengirimkan surat permohonan kredit dan salinan kartu peserta ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
  3. Selanjutnya, verifikasi kepesertaan dan mengirimkan formulir persetujuan ke kantor cabang BTN.
  4. Tahap terakhir ialah realisasi bantuan perumahan sesuai permohonan, seperti PUMP, KPR, KK, atau PRP ke pekerja dan pengembang.

BACA JUGA : Mengenal 4 Layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk Perumahan

Sasaran manfaat layanan tambahan BPJS Ketenagakerjaan untuk perumahan ini terbagi dalam dua segmen. Pertama, segmen rumah pekerja dengan penghasilan Rp5,7 juta hingga Rp10 juta. Kedua, segmen fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dengan gaji kurang dari Rp5,7 juta.

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijual, sewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga di Rumahku.com!