Ogah Bangun Rumah Sederhana, 90 Pengembang Nakal Dilaporkan Djan Faridz ke Polisi

Berita Properti,

Berita Terkait:

Sebanyak 90 pengembang nakal yang tidak membangun rumah sederhana yang sesuai dengan aturan hunian berimbang akan dilaporkan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz kepada kepolisian. Sebelumnya Djan juga telah melaporkan 58 pengembang dengan total 191 proyek perumahan.

“Setiap hari bertambah, kita mau menambah 90 lagi. Dapat masukan dari REI (Real Estat Indonesia) di daerah lain (luar Jabodetabek),” ujar Djan di kantor Kementerian Perumahan Rakyat, Jakarta, Senin (11/8), seperti dilansir dari laman Detik.

Menurut Djan, kewajiban pengembang untuk membangun proyek rumah sederhana saat mereka membangun rumah menengah dan rumah mewah adalah aturan yang harus dipatuhi oleh pengembang. Djan masih memberikan toleransi untuk para pengembang jika ingin laporan terhadap mereka dicabut. Namun mereka harus merealisasikan proyek pembangunan rumah sederhana ke depannya.

“Kalau mereka mau bangun, ya sudah selesai,” tegas Djan lagi.

Djan mengharapkan sebelum masa jabatannya habis, para pengembang yang dilaporkan akan tetap berkomitmen untuk membangun rumah sederhana yang dapat dijangkau oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah.

“Saya harapkan dibawa ke kita (laporannya), mereka sendiri yang ngomong. Ini yang saya harapkan. Sebelum saya berhenti, ini sudah masuk. Yang masuk dari REI dan jumlah komitmen mereka mau bangun berapa. Jadi menteri yang baru sudah terima beres, dia nggak usah berjuang, yang berjuang cukup saya,” tutup Djan.

 

 

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijualsewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga,GRATIS di Rumahku.com!