Menteri Perindustrian Targetkan Ekspor Mebel Kayu dan Rotan Rp 65 Triliun

Berita Properti,

Berita Terkait:

Penggunaan kayu dan rotan sebagai bahan material furnitur tampaknya kian populer. Dari USD 1,4 miliar (sekitar Rp 18,3 triliun) di tahun 2012, angka tersebut terus meningkat dan diprediksi akan mencapai USD 5 miliar (setara dengan Rp 65 triliun) dalam 5 tahun ke depan.

Hal tersebut diutarakan oleh Saleh Husin, Menteri Perindustrian Republik Indonesia saat pembukaan IFFINA (International Furniture and Craft Fair Indonesia) 2016, di Jakarta Convention Center, Kamis (10/03).

"Industri furnitur nasional mengalami peningkatan yang signifikan setelah pemerintah menerapkan kebijakan untuk melarang atau membatasi ekspor sumber daya alam. Nilai ekspor kayu dan rotan pada tahun 2012 mencapai USD 1,4 miliar dan terus meningkat hingga USD 2,2 miliar pada tahun 2014 dan diprediksi mencapai USD 5 miliar dalam kurun waktu lima tahun mendatang,” kata Saleh kepada Rumahku.com.

BACA JUGA : 3 JENIS FURNITUR YANG PALING DIGEMARI WNA

Dengan diadakannya IFFINA, Saleh melanjutkan bahwa pihaknya berharap pameran ini tak hanya menjadi ajang pengenalan produk di kancah internasional saja, tapi juga mampu mempercepat target ekspor. Sehingga furnitur dapat memberi kontribusi lebih pada perolehan devisa.


Di sisi lain, pelaku industri juga dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam menelurkan produk. Tak sekadar mengikuti tren yang ada, mereka juga harus memasukkan budaya lokal sebagai inspirasi pembeda produk lokal dengan merek-merek asing.

Jika kedua hal itu dilakukan dengan baik (rutin memperkenalkan produk dan rajin berinovasi), Saleh malanjutkan bahwa target USD 5 miliar tidaklah muluk.

Berbicara mengenai IFFINA, salah satu ajang yang menarik pengunjung di hari kedua pameran adalah final kompetisi Indonesia Designer Challenge 2016 (IDC 2016), yakni ajang kompetisi desainer pertama di Indonesia yang bertujuan untuk menempatkan para desainer Indonesia sebagai poros utama penggerak industri kreatif yang menekankan penggunaan bahan baku yang ramah lingkungan.

Bertemakan “More Than Wood”, IDC 2016 memberikan dorongan bagi desainer untuk menciptakan produk yang lebih ramah lingkungan melalui sentuhan desain terhadap produk berbasis kayu sehingga berdampak nyata bagi upaya konservasi hutan di Indonesia.

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijual, sewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga di Rumahku.com!