Mengenal Jenis Lantai Terakota dan Cara Pemasangannya

Konstruksi,

Berita Terkait:

Begitu banyak pilihan material untuk dijadikan lantai rumah, salah satunya adalah terakota. Terakota adalah material yang terbuat dari bahan tanah liat yang kemudian dibakar. Umumnya dibuat dengan cara alami dan masih tradisional. Pembuatannya yang masih cara manual atau sederhana membuat bentuk lantai terakota tidak sama dengan yang lainnya.

Namun hal tersebut tidak menjadikan lantai terakota tidak menarik. Jika ditata dengan apik dan baik, maka hasilnya akan membuat interior rumah terkesan indah dan penuh dengan nuansa seni.

Ciri-ciri utama yang dimiliki lantai jenis ini yakni mempunyai pori-pori permukaan yang lebih besar dibanding keramik, batu granit, atau lantai marmer. Lantai terakota cocok untuk segala ruangan di rumah, mulai dari ruang tamu, ruang keluarga, musala, ruang makan, atau teras.

Tetapi tidak cocok ditempatkan di ruangan yang sering terkena air, seperti kamar mandi, karena sifatnya mudah berlumut. Jika ingin dipasang di kamar mandi, lapisi lantai terakota dengan wax atau lilin agar tahan air.

BACA JUGA : Bahan-Bahan Penutup Lantai Outdoor

Kelebihan lantai terakota yakni permukaannya empuk ketika diinjak oleh kaki, karena permukaannya tidak terlalu keras dan licin. Apabila suhu sedang panas, lantai ini akan menjadi sejuk untuk digunakan. Sebaliknya, jika suhu udara sedang panas, lantai ini akan terasa hangat

Untuk pemasangannya, pastikan terlebih dahulu adonan semen dan pasir telah diaduk merata dan datar. Untuk lantai terakota, jarak antar satu lantai dengan lantai lainnya dibuat lebih lebar dibanding dengan pemasangan keramik. Jarak antar ubin 1-2 sentimeter. Bagian nat haruslah benar-benar padat dan terisi oleh adonan semen secara penuh.

Agar nat tidak muncul lekukan saat kering, sebelum benar-benar kering, berilah lapisan pasir sekali lagi dan ratakan menggunakan alat khusus.

Setelah lantai terakota terpasang dengan sempurna, lapisi permukaan lantai menggunakan wax memakai kain halus saat melapisinya. Untuk hasil pelapisan lantai yang lebih maksimal, pelapisan ini harus dilakukan selama satu setengah bulan setiap satu minggu sekali. Hal ini agar lantai tidak cepat rusak.

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijual, sewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga di Rumahku.com!