Kiat Sukses Paramount Land Selama 2015

Berita Properti,

Berita Terkait:

Sudah bukan rahasia lagi bahwa di sepanjang tahun 2015 sektor properti nasional terkoreksi akibat beberapa faktor, salah satunya adalah pelemahan ekonomi global. Meski begitu, ada beberapa pengembang yang patut diacungi jempol karena masih dapat bertahan, salah satunya adalah Paramount Land.

Dari target awal sebesar Rp 3 triliun, Paramount berhasil mencapai 75 persen penjualan. Memang tidak mencapai target, tetapi masih lebih baik daripada kompetitor lain yang bahkan ada yang anjlok hingga 50 persen.


"Jika dibandingkan dengan kompetitor, prestasi kami masih agak lebih baik. Pengembang lain, banyak yang turun lebih dari 50 persen," ujar Ervan Adi Nugraha, Presiden Direktur Paramount Land kepada Rumahku.com.

Menurut data sepanjang tahun 2015, Paramount memang hanya menjual 1.073 unit (catatan hingga Oktober 2015) atau turun 1.542 unit jika dibandingkan dengan tahun 2014. Namun hal itu masih lebih banyak jika dibandingkan dengan perumahan berskala kota lainnya seperti BSD City, Bintaro Jaya, ataupun Alam Sutera.

Hal ini berkat kinerja Paramount yang sukses menyihir perhatian publik yang haus akan hunian berbeda. Jika diingat kembali, beberapa inovasi yang dilakukan mereka adalah menelurkan rumah berskala kecil (Amarillo pada Juli 2015) bertipe 36, 41, 45, 53, dan 59.

Ada pula strategi custom home yang mampu memfasilitasi kebutuhan konsumen dengan desain sesuka hati, seperti yang paling fantastis adalah Malibu Village dengan 1.296 desain berbeda. Bahkan pada Oktober 2015 lalu, cluster tersebut sukses memboyong penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk pilihan desain rumah terbanyak.

Tak hanya sampai di situ saja, Paramount juga meluncurkan SuperPro (Supermarket Properti) untuk memudahkan calon konsumen dalam mengakses proyek-proyek teranyarnya.

"SuperPro salah satu distribution channel kita. Jadi mereka yang berlokasi di Manado misalnya, bisa beli produk-produk kami di Tangerang, Jakarta, atau kota-kota lain," lanjut Ervan.

Di sisi lain, Ervan memprediksi bahwa pada tahun 2016, penjualan Paramount akan meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2015 ini. Untuk itu, ia pun tetap menerapkan beberapa trik yang telah dilakukan, tentunya dengan beberapa penambahan.

"Kami memang harus kerja lebih keras, mungkin sekitar 2 hingga 3 kali lipat lagi jika ingin mencapai target penjualan di tahun ini. Maka dari itu, ke depannya kami memikirkan distribution channel baru (seperti SuperPro) namun dengan konsep online," tutupnya.

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijual, sewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga di Rumahku.com!