Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Ke Laut Terbanyak Kedua di Dunia

Laporan yang dikeluarkan oleh para peneliti di Amerika Serikat dan Australia yang dipimpin oleh Jenna Jambeck, seorang insinyur lingkungan di Universitas Georgia menyatakan bahwa China menjadi negara pertama pemasok sampah plastik ke lautan. Sedangkan Indonesia berada di urutan kedua negara paling banyak mengirimkan sampah ke laut. 

Hasil penelitian tersebut dilakukan dengan menghitung sumbangan sampah plastik ke lautan di 192 negara. Datanya diambil dari kumpulan informasi mengenai konsumen dan manajemen sampah, termasuk penduduk yang tinggal di daerah pantai. 

Menurut para peneliti China menghasilkan 8,82 juta metrik ton sampah plastik yang tidak terurus pada tahun 2010, sekitar 27,7 persen dari total dunia. Sedangkan dari jumlah tersebut, sekitar 1,32 juta hingga 3,53 juta ton sampah berakhir ke laut. 

Sementara itu Indonesia menghasilkan 3,32 juta ton sampah plastik yang tidak terurus atau 10 persen dari total sampah dunia. Dari jumlah tersebut, 0,48-1,29 juta ton berakhir menjadi sampah lautan.



 

Dari laporan tersebut, para peneliti mengungkapkan bahwa setiap tahunnya dunia menghasilkan 8,82 juta ton sampah plastik ke lautan dan mayoritas penyumbang adalah negara-negara berkembang di Asia. Selain China dan Indonesia, Filipina, Vietnam, Srilanka, Thailand, Mesir, Malaysia, Nigeria, Bangladesh berkontribusi paling banyak mengirimkan sampahnya ke laut. 

Hal ini menjadi peringatan agar setiap negara untuk mengelola sampahnya dengan benar karena berbahaya dan dapat meracuni laut dan makhluk hidup di dalamnya, serta merusak lingkungan pariwisata, dan berdampak pada kehidupan manusia.

 

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijual, sewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga di Rumahku.com!