Bersiaplah! Properti Sedikit Terhambat Hingga Maret 2017

Oleh: 23 Nov 2016, 08:30 WIB | 1568 Pembaca
Foto: dok. Rumahku.com

Pakar Properti dari Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda pernah mengatakan bahwa saat ini sektor perumahan sedang mengalami kenaikan. Namun begitu, ia kembali menuturkan bahwa beberapa kondisi akan membuat real estat nasional sedikit beku, setidaknya hingga Maret 2017.

Pada kuartal 3, pertumbuhan penjualan perumahan di Jabodebek-Banten boleh dikatakan positif dengan kenaikan 8,1 persen (QoQ). Jumlah unit yang terjual pun kembali bertambah, yakni naik sebesar 11,8 persen (QoQ), padahal di kuartal 2 jumlah properti yang terjual sudah naik 3,2 persen dari kuartal sebelumnya.

"Kendati tren menunjukkan arah positif, tapi akhir tahun harus diwaspadai. Pada bulan Agustus lalu misalnya, pasar masih belum bergerak. Sebagian besar masyarakat masih konsentrasi terhadap program tax amnesty," ucap Ali, Direktur Eksekutif IPW kepada Rumahku.com. 

BACA JUGA : DRAFT RUU DIBAHAS, PEKERJA KONSTRUKSI BISA SAJA TERIMA REMUNERASI

Masih katanya, pada bulan Desember hingga Januari mendatang, tren yang terjadi adalah tentang pemenuhan liburan, sehingga isu properti menjadi tidak menarik.

Bulan Februari 2017 merupakan ajang pilkada serentak yang akan membuat beberapa kota sibuk. Sedangkan Maret, merupakan batas akhir tenggat waktu tax amnesty yang tentunya masih menyita perhatian publik. Hingga saat itu, investor dikatakan masih enggan untuk mengucurkan dananya ke sektor real estat. 

"Perlu diperjelas, kondisi yang akan terjadi bukanlah pelemahan siklus properti atau penurunan daya beli. Sebaliknya, properti justru mulai memperlihatkan tren yang baik, meski periode sampai Maret diperkirakan akan terjadi hambatan sesaat. Namun dengan berakhirnya masa tax amnesty dan Pilkada yang berlangsung damai, pasar properti akan kembali terasa benar kenaikannya," tukas Ali.

Selain rumah baru, pasar rumah second juga dikatakan bakal terus merangkak naik. Beberapa area yang dikatakan mengalami koreksi seperti Pluit, Kelapa Gading, serta PIK mulai memperlihatkan keseimbangan pasar. Ditambah lagi dengan penghapusan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunanuntuk rumah di bawah Rp 2 miliar di DKI Jakarta yang tentunya akan memberi angin segar.

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijual, sewa apartemen atau sewa rumah dan tanah dijual. Cari dan pasang iklan rumah Anda sekarang juga di Rumahku.com!

Browser Anda tidak mendukung sistem minimum yang dibutuhkan oleh Rumahku.com.

Silakan menggunakan salah satu dari browser berikut:

Saat ini Anda sedang melihat seluruh properti yang berada di Jakarta Barat, Jakarta.

Anda juga dapat memilih kota properti lain yang Anda minati.

atau, tampilkan properti di wilayah ini : Jakarta Barat, Jakarta