Rumah Tak Layak Huni di Indonesia Capai 7,9 Juta
0SHARE

Rumah Tak Layak Huni di Indonesia Capai 7,9 Juta

Tercatat kurang lebih terdapat 7,9 juta unit rumah di Indonesia tak layak huni dan hingga kini belum tersentuh tangan pemerintah. Hal tersebut memperpanjang daftar kekurangan pasokan (backlog) rumah di Indonesia yang hingga kini mencapai 13,6 juta unit.
 
"Rumah tidak layak itu sekitar 7,9 juta, terbanyak di Jawa Timur, di Brebes," kata Deputi bidang Perumahan Swadaya Kementerian Perumahan Rakyat, Jamil Ansari.
 
Dia menjelaskan rumah tak layak huni adalah rumah yang masih beratapkan daun, bukan asbes ataupun genting, dan belum memiliki tembok beton. Tidak hanya itu masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di rumah ini terpaksa harus tidur di atas tanah.
 
"Saya kemarin ke Brebes, kasihan mereka tidur di atas tanah," jelasnya.
 
Pemerintah sendiri menargetkan, akan bisa menutupi atau memperbaiki rumah tidak layak huni tersebut dengan program rumah swadaya atau bedah rumah. Hingga akhir tahun 2012 lalu, sebanyak 750.000 rumah telah ditangani dengan pemberian bantuan sebesar Rp 7,5 juta per unit rumah.
 
"Jika diberikan (penugasan untuk menangani) 400-500 ribu rumah tiap tahunnya, pada tahun 2025 mungkin rumah tidak layak sebanyak 7,9 juta rumah bisa diselesaikan," tutupnya.
 

 

Artikel Terkait

Komentar

Loading