3 Perairan Paling Misterius & Menakutkan. Di Indonesia Juga Ada!

3 Perairan Paling Misterius & Menakutkan. Di Indonesia Juga Ada!

Pernah mendengar cerita kapal yang menghilang tiba-tiba? Atau cerita pesawat jatuh tanpa sebab yang sulit ditemukan? Hal ini sering terjadi di beberapa wilayah tertentu di sebuah perairan seperti danau maupun laut. Peristiwa ini tentunya mengundang cerita misteri yang belum terungkap hingga saat ini. Simak 3 perairan paling menakutkan di dunia :

Perairan Segitiga Bermuda

segitiga bermuda

Sering dikenal dengan segitiga setan atau Segitiga Bermuda Atlantik ini menghubungkan titik wilayah seperti Miami, Puerto Rico, dan Bermuda. Misteri yang terjadi di lokasi ini sudah tak terhitung karena banyak pesawat, kapal hilang tanpa jejak saat melintasi wilayah tersebut. Pencarian pun seolah menggantung dan tak membawa hasil.

segitiga bermudasegitiga bermuda

Segitiga Bermuda

Berbagai spekulasi muncul mengenai fenomena di perairan Segitiga Bermuda. Mulai dari indikasi pesawat dan kapal hilang yang disebabkan oleh lubang hitam raksasa di lautan kemudian masuk dimensi lain sampai urusan ditangkap dengan alien. Dikutip melalui Wikipedia, pada masa pelayaran Christoper Colombus, saat melintasi area segitiga Bermuda, salah satu awak kapalnya mengatakan melihat “cahaya aneh berkemilau di cakrawala”. Majalah Associated Press pernah mendokumentasikan peristiwa hilangnya kapal di wilayah tersebut pada tahun 1951. E.V.W Jones menulis peristiwa kehilangan misterius yang menimpa kapal terbang dan laut di area tersebut.  Penyebabnya? Mulai dari adanya gas methane dan pusaran air yang besar, pangkalan UFO, gravitasi, hingga worm holes (lorong waktu). Psstt…kabarnya di dasar laut Segitiga Bermuda bertengger piramida! Meski begitu, perairan ini tetap misterius.

Perairan Segitiga Naga

Kawasan ini terletak di Samudera Pasifik tepatnya sekitar Pulau Miyake, Jepang. Berada lebih kurang 100 km dari kota Tokyo, legenda Jepang kuno menyebutkan bahwa kawasan perairan Segitiga Naga memang dihuni oleh sejumlah naga sehingga diberi nama Segitiga Naga atau Dragon Triangle. Tercatat dari berbagai sumber, Jepang sempat kehilangan lebih dari 5 kapal militer di wilayah ini. Studi yang dilakukan antara tahun 1952 sampai 1954 tak menemukan hasil pasti. Namun Jepang menyatakan sebuah kesimpulan bahwa kawasan tersebut masuk dalam kategori berbahaya untuk dilintasi.

laut naga

laut naga

Mulai dari laporan tak berfungsinya alat navigasi dan komunikasi hingga ada yang mengatakan jika tempat tersebut adalah tempat bersemayamnya kapal hantu crewless. Namun begitu, perairan yang sudah dinyatakan berbahaya ini hanya meninggalkan misteri tersendiri hingga sekarang.

Perairan Segitiga Masalembo

Tak jauh berbeda dengan Segitiga Bermuda dan Segitiga Naga, perairan di Segitiga Masalembo  ini terletak di perairan laut Jawa, tepatnya pertemuan antara laut Jawa dengan selat Makasar. Jika dilihat dari gambar diatas, kepulauan Masalembo ini lebih cenderung ke selat Makasar dibanding dengan laut Jawa.



Beberapa kejadian aneh dan kecelakaan pernah terjadi di daerah segitiga tersebut. Masih ingat peristiwa tenggelamnya kapal Senopati? KM teratai? atau yang lebih dahsyat lagi peristiwa hilangnya pesawat Adam Air? Peristiwa tersebut terjadi di daerah segitiga maut ini. Bukan baru-baru ini saja, dulu pada tanggal 27 Januari 1981 KM Tampomas II terbakar di laut dan karam, lokasi kejadian di segitiga maut ini juga. “Lokasi kecelakaan KM Teratai sekitar tiga mil dari bibir pantai Majene dan enam mil dari lokasi jatuhnya pesawat Adam Air,” kata Ignatius dalam laporannya kepada Menhub Jusman Syafii Jamal di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.  

Adam Air


Banyaknya kecelakaan dan peristiwa2 aneh lainnya didaerah tersebut membuat daerah segitiga Masalembo menjadi daerah terlarang di perairan Indonesia. Sebenarnya apa penyebab dari fenomena segitiga Masalembo ini?

Jika kita lihat dari letak geografisnya, maka didaerah segitiga Masalembo terdapat aliran arus air yang tidak normal. Benturan yang terjadi antara arus laut Jawa (dari barat ke timur), arus laut Flores (dari timur ke barat), ditambah arus selat Makasar yang membelahnya ( dari utara ke selatan) membuat arus didaerah perairan Masalembo menjadi labil. Kencangnya benturan antara tiga perairan, ditambah dengan terbawanya air laut dingin dari Samudera Pasifik ke Samudera Indonesia (15 juta meter kubik air per detik) dan hampir keseluruhannya melalui Selat Makassar, disebut-sebut  sebagai penjelasan yang paling ilmiah yang menyebabkan segitiga ini menjadi daerah terlarang. Namun adakah alasan lain yang ditemukan berkaitan dengan musibah tersebut?

Audio yang terekam dalam Black Box. Diduga diambil dari Pesawat Adam Air sebelum detik-detik pesawat meledak di udara :

Temukan informasi lain seputar jual rumah hingga sewa apartemen murah di Rumahku.com situs No.1 di Indonesia yang juga memberikan jasa pasang iklan rumah gratis! Tunggu apa lagi? Rasakan transaksi urusan properti Anda jadi lebih mudah bersama Rumahku.com

Sumber Foto: Theparanormalpost, CNN, dan sumber lainnya

Daftar Email Diskusi
Kirimkan email untuk Saya ketika ada artikel baru yang ditayangkan

komentar anda

Loading